Tug and Barge Services, Salah Satu Moda Transportasi Untuk Mendukung Konsep Tol Laut
Beranda » Informasi Umum » Tug and Barge Services, Salah Satu Moda Transportasi Untuk Mendukung Konsep Tol Laut
Tug and Barge Services, Salah Satu Moda Transportasi Untuk Mendukung Konsep Tol Laut
Kamis, 17 November 2016 - 18:04:41 WIB | Diposting oleh : Administrator | Kategori: Informasi Umum - Dibaca: 447 kali


Istilah Tol Laut muncul di awal kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tol Laut ini dicetuskan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat Debat Calon Presiden Indonesia tahun 2014. Sejak saat itu banyak orang yang membahas konsep-konsep yang berkaitan dengan Tol Laut. Konsep Tol Laut ini diharapkan dapat merealisasikan sistem distribusi barang yang efisien di seluruh wilayah Indonesia.

 

Dari hasil analisa dan pembahasan banyak ahli di berbagai diskusi, bahwa Tol Laut menjadi salah satu konsep penting dalam pengembangan sistem transportasi laut untuk Indonesia yang merupakan negara kepulauan atau maritim. Konsep Tol Laut perlu dikembangkan dan diimplementasikan agar transportasi laut menjadi backbone sistem transportasi multi moda (multi armada) Indonesia yang terintegrasi.

 

Dalam rancangan Tol Laut tersebut terdapat 7 pelabuhan utama yang dilewati dan saling terhubung sebagai jalut utama Tol Laut. Pelabuhan-pelabuhan utama tersebut adalah :

  1. Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatra Utara
  2. Pelabuhan Batam, Kepulauan Riau
  3. Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta
  4. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur
  5. Pelabuhan Makasar, Sulawesi Selatan
  6. Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara
  7. Pelabuhan Biak, Papua Barat

Ketujuh pelabuhan utama tersebut akan terbubung dengan 60 lebih pelabuhan yang termasuk dalam kategori Short Sea Shipping (SSS). Pelabuhan-pelabuhan yang termasuk kategori pelahuhan SSS (Short Sea Shipping) tersebut terdiri dari banyak pelabuhan yang berbeda-beda kelasnya, yaitu Kelas Pelabuhan Pengumpul dan Kelas Pelabuhan Pengumpan.

 

Untuk mendorong segera terwujudnya Tol Laut ini sebaiknya pemerintah segera memberikan berbagai kebijakan untuk untuk mendorong implementasi dari konsep Tol Laut tersebut. Salah satu kebijakan yang segera digulirkan oleh pemerintah adalah memberikan insentif sebagai kompensasi kepada industri perkapalan dan industri pelayaran sebagai upaya untuk merangsang mereka memproduksi kapal-kapal sebagai sarana moda transportasi Tol Laut.

 

Keseimbangan pertumbuhan ekonomi dan industri antara wilayah barat dan wilayah timur Indonesia yang berdampak pada keseimbangan arus muatan, hendaknya tidak menghalangi implementasi konsep Tol Laut. Seharusnya implementasi konsep Tol Laut ini akan menjadi pendorong pertumbuhan wilayah melalui semakin terbukanya akses pengiriman barang dari wilayah Indonesia Barat ke wilayah Indonesia Timur atau sebaliknya. Kondisi ini akan semakin mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan Indonesia Timur sehingga volume pengiriman barang akan meningkat dan akan semakin mendorong terwujudnya konsep Tol Laut yang sebenarnya.

 

Tug and Barge Services sebagai salah satu moda transportasi laut akan semakin banyak berperan dalam implementasi konsep Tol Laut tersebut. Tug and barge Services ini akan lebih banyak berperan sebagai sarana moda transportasi konsep Tol Laut untuk semua kelas pelabuhan (pelabuhan utama, pengumpul dan pengumpan) untuk jenis barang barang tertentu. Adapun jenis barang yang lebih efisien diangkut dengan kapal tongkang (tug and barge) adalah :

  1. Hasil tambang (barubara, nickel ore, bauksit, biji besi, dll)
  2. Bahan bangunan (batu split, pasir, batu bolder, semen, dll)
  3. Hasil perkebunan (Buah (tandan) sawit, cangkang sawit, kernel, bibit sawit, dll)
  4. Hasil kehutanan (kayu log, kayu akasia, dll)
  5. Hasil industri (gipsun, pupuk (urea/NPK), dll)
  6. Limbah Industri (besi tua, limbah pupuk, limbah semen, limbah pembakaran barubara dll)

 

Jadi mari kita sukseskan implementasi program Tol Laut ini. Kita harapkan kontribusi dari para pengusaha perkapalan, pengusaha logistik dan otoritas pelabuhan sesuai dengan peran masing-masing. Mari kita bergandengan tangan dengan pemerintah untuk mempercepat implementasi Tol Laut ini agar pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin cepat dan posisi tawar Indonesia semakin naik dalam pertubuhan ekonomi dunia.



Berita Lainnya


Komentar



Isi Komentar
Nama
Website
Ex : www.namawebanda.com (tanpa http://)
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)